Ikut Program Ivf

Setelah tiga kali menjalani kehamilan, akhirnya kehamilan ketiga si buah hati yang sudah ditunggu sekian lama hadir juga, malah dapat bonus satu alias kembar. Berikut penuturan Yashinta Syahnakri (30) yang menjalani proses kehamilan dengan cara frozen embryo.

“Seperti pasangan suami istri pada umumnya, hadirnya buah hati adalah harapan dan dambaan. Tapi sayang, untuk mempunyai momongan, saya ini tidak semudah ibu-ibu lain. Saat kehamilan pertama, di usia kehamilan delapan minggu, saya terkena tokso, akhirnya harus dikuret. Saat kehamilan kedua, tiga bulan kemudian setelah kuret kehamilan pertama, saya memantapkan diri ikut program IVF (in vitro fertilisation) atau lebih dikenal dengan bayi tabung.

Hal ini dilakukan karena sel telur saya tidak matang alias kecil-kecil. Syukurnya, sel telurnya banyak. Nah, dengan program IVF, walau kondisi saya seperti itu, akhirnya bisa hamil kembali. Lucunya, kehamilan kedua ini, anak saya kembar. Kegembiraan saya dan suami tidak lama. Masuk usia kehamilan enam bulan, kalau tidak salah pada minggu ke-24, anak saya lahir prematur dengan BB masing-masing 300 g.

Saat itu anak-anak saya hanya bisa bertahan selama tiga menit dan 15 menit di dunia ini. Kenapa hal itu bisa terjadi, saat itu saya sama sekali tidak tahu. Yang saya tahu, selama hamil, saya mengalami perdarahan terus, kalau tidak salah hingga lima kali perdarahan. Di tahun 2011 itu, tentu saya trauma untuk hamil kembali. Jadi, setelah itu saya melakukan pemulihan terlebih dahulu dalam segala hal, khususnya kandungan, ­ sik, dan psikis.

Saat itu saya mencari kesibukan. Sempat terpikir untuk mendatangi psikolog, tapi saya pikir segala sesuatu harus datang dari diri sendiri. Jadi saya terus berusaha menenangkan diri dan selalu bilang pada diri sendiri bahwa semua ini rencana Tuhan dan Tuhan pasti punya rencana yang lebih indah untuk saya dan suami.”

Kehamilan harus dijaga dengan benar agar janin dan mama terus sehat sampai masa persalinan nanti. Untuk mendapatkan tips kesehatan bisa simak portal gaya hidup sehat yang dapat diakses dimana saja melalui ponsel pintar.