Sang Idola Anak Bagian 3

  1. Gali Sisi Positif Idola

Ajak anak untuk melihat usaha apa saja yang telah dilakukan oleh sang idola agar anak dapat mencontohnya. Bagaimana sang idola berlatih bernyanyi selama berjam-jam, atau belajar dan mengerjakan tugas sekolah atau pekerjaan rumah di mana saja agar ia lulus ujian, dan sebagainya. Ceritakan atau perlihatkan bagaimana usaha sang idola meraih kesuksesan. Cari informasinya di media massa atau internet.

Dengan begitu, perilaku sang idola menjadi sumber motivasi bagi anak untuk meraih kesuksesan. Demikian juga bila ada berita perilaku negatif sang idola, orangtua harus dapat mengarahkan. Katakan, sisi negatif tersebut dapat menghambat seseorang meraih kesuksesan, termasuk sang idola juga anak. Jelaskan berapa banyak olahragawan, selebriti, penyanyi, dan profesi idola lainnya yang kariernya hancur gara-gara perilaku negatif. Kasusnya banyak dan mudah ditemukan di media massa.

Masuklah Ke Dunia Anak

Jangan hanya anak yang memahami idolanya, orangtua juga harus tahu seluk-beluknya sehingga dapat mudah menemukan sisi positif dan negatifnya. Sebaiknya ketahui terlebih dahulu mengapa anak memilih sang idola. Dengarkan pendapat anak. Coba ikuti dulu alur buah hati. Ketika ia begitu antusias melihat video klip sang idola, orangtua juga harus memiliki antusiasme yang sama, sehingga anak pun merasa nyaman.

Saat nonton bersama itulah, berikan edukasi padanya. “Suatu ketika Kakak juga bisa jadi orang hebat dan terkenal. Pada saat itu Kakak harus tetap rendah hati.” Obrolan ini secara tidak langsung akan menanamkan nilai-nilai moral kepada anak. Dengan kita mengetahui lebih jauh tentang idola anak, komunikasi kita dan anak juga akan lebih nyambung. Ingat, karena terlalu mengidolakan, banyak anak hanya ingin bicara tentang idolanya.

Misal, ketika anak hanya mau bicara tentang Iqbal CJR, kalau kita tidak tahu banyak siapa dia, komunikasi bisa tulalit. Bila ini terus terjadi, anak bisa malas ngobrol dengan kitaa. Ia akan lebih senang mendiskusikannya dengan teman-teman yang dirasa lebih memahami dirinya. Akibatnya, kita pun tidak dapat mengawasi apa yang anak idolakan.

Yang lebih disayangkan lagi, kita tidak bisa menjadi sahabat atau teman bagi anak. Untuk itu, carilah info-info seputar idola anak, kelebihan si idola, kekurangan, kebiasaan, dan lainnya. Luangkan waktu bersama anak untuk menonton konser/­ Film sang idola bersama. Dengan begitulah buah hati akan merasa dipahami dan kita pun akan semakin mudah untuk mengarahkannya.

Simak juga situs parenting dan pendidikan anak agar mendapatkan banyak wawasan mengenai cara mendidik anak.