Sang Idola Anak

”Hebat sekali nyanyinya, aku suka Iqbal!” seru Anggi ketika menonton tayangan musik di Youtube. Lewat video streaming internet itu, boyband anak-anak CJR sedang beraksi di atas panggung menyanyikan lagu “Life is a Bubble Gum.” Anggi pun ikut melantunkan lagu CJR. “Life is a bubble gum it’s big and it’s fun so come on come on have some fun.

Together we will make this world a better place. You an me…” lantun Anggi sambil bergoyang menirukan gaya CJR. Sepertinya, Anggi sangat mengidolakan Iqbal. Di kamarnya penuh nuansa “berbau” Iqbal. Mulai buku, poster, pin, hingga topi bergambar Iqbal. “ Tak hanya itu, hampir sepanjang hari sepulang sekolah ia selalu menyaksikan lagu-lagu CJR via Youtube.

Mencari Sosok Ideal

Siapa idola buah hati Anda? Umumnya mereka mengidolakan artis flm atau penyanyi. Ditinjau dari sudut psikologis, anakanak usia sekolah tengah melakukan evaluasi diri. Ia mulai mendeskripsikan dirinya (real self) misalnya “Saya anak pintar,” “Saya anak ganteng,” “Saya mampu bernyanyi,” dan sebagainya. Ia juga mulai membedakan antara real self dan ideal self, yaitu kemampuan membedakan kompetensi mereka yang sebenarnya, dengan kompetensi yang ingin mereka capai (ideal self).

Nah, pengetahuan tentang ideal self bisa mereka dapat dari lingkungan, salah satunya melalui sang idola. Mungkin, ketika Anggi melihat Iqbal bernyanyi, ia begitu terpesona sehingga ingin juga memiliki kemampuan yang sama. Idola bak cermin. Bila anak mengidolakan seseorang, ia cenderung meniru dan mengikuti apa yang dilakukan sang idola. Tentu, idola anak tak harus selalu artis.

Bisa saja ia mengidolakan orang di luar artis seperti orangtuanya yang begitu perhatian, gurunya yang sangat pintar, pendongeng karena bisa membuatnya tertawa, ilmuwan karena penemuannya, pemain bola karena piawai bikin gol, dan sebagainya. Intinya, anak bisa mengidolakan siapa pun yang dapat membuatnya terpesona.

Selain memberikan perhatian kepada anak ketika sedang memiliki seorang idola perlu juga anak diberikan tambahan les bahasa di rumah. Hal ini agar anak tetap mendapatkan pendidikan pelajaran bahasa asing sebagai bekal di sekolah maupun dunia kerja kelak. Lembaga les pelajaran bahasa asing online merupakan pilihan yang tepat sembari orangtua juga mengawasi anak.