Mengamalkan Sunnah Nabi Dengan Sholat Tahajud

mengamalkan sunnah nabi dengan sholat tahajud

Nabi Muhammad adalah suri teladan yang sangat baik dan wajib kita ikuti setiap perkataannya, baik larangan maupun perintahnya, karena pada hakikatnya perkataan nabi Muhammad adalah wahyu dari ALLAH Subhana Hu Wataala, karena tidaklah perkataan nabi melainkan wahyu dan bukan perkataan menurut hawa nafsunya.

Salah satu amalan yang di cintai dan beliau senantiasa melakukannya adalah sholat, karena Nabi Muhammad Salallahu Alaihi Wassalam bersabda yang mahfumnya, saya  mencintai 3 hal yaitu sholat sebagi penyejuk mata, wanita dan wangi-wangian.

Dan sholat disini mencakup sholat secara keseluruhan, baik sholat wajib maupun sholat sunnah, dan sholat sunnah yang senantiasa dijaga oleh nabi Muhammad Sallalahu Alaihi Wassalam adalah sholat tahujud yang merupakan penyejuk matanya.

Jika kita mengaku sebagai umatnya yang mencintai beliau adalah dengan mengikuti amalan tersebut yaitu sholat tahajud di sepertiga malam terakhir, seperti yang dilakukan oleh baginda Nabi Muhammad Salallahu Alaihi Wasaalam.

Bagaimana Nabi Sholat Tahajud

 

Banyak riwayat yang menyampaikan bahwa panduan sholat tahjud nabi adalah dengan tidur terlebih dahulu, lalu tidur kembali dan bangun untuk sholat tahujud kembali lalu berbaring kembali dan bangun di spertiga malam terakhir untuk sholat tahajud lagi di tutup dengan sholat witir.

Inilah yang menjadi dalil bahwa syarat sholat tahajud harus tidur terlebih dahulu, karena inilah yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Salallahu Alaihi Wassalam, tapi jika kita khawatir tidak bisa bangun di malam hari maka kita bisa sholat witir diawal sebelum tidur, dan ini yang di contohkan oleh sahabat mulia Abu bakar Assidiq Radhiallahu Anhum.

Khusus untuk sholat seperti sahabat Abu Bakar, maka saat nanti bangun untuk sholat tahajud tidak perlu mengulang sholat witir lagi.

Jumlah Rakaat Sholat Tahajud Nabi Muhammad

Untuk jumlah rakaat sholat tahajud yang mahsyur adalah 8 rakaat sholat tahajud dengan dua rakaat sekali salam dan di akhiri dengan sholat witir 3 rakaat, jadi jumlahnya total 11 rakaat sholat tahajud.

Ada juga riwayat yang menyatakan bahwa sholat tahajud beliau adalah 13 rakaat, dan ada juga riwayat yang mengatakan 9 rakaat, semua itu menjadi dalil bahwa rakaat sholat tahajud tidak terbatas.

Tapi untuk nabi sendiri jangan di tanya panjangnya rakaat yang dijalani, karena dalam riwayat dikatakan sampai kaki beliau bengkak. Jika kita bisa mencontoh beliau seperti ini adalah perkara yang mustahab atau utama, tapi kalau tidak bisa juga tidak mengapa, yang penting kita bisa mengamalkan sholat tahajud setiap malam, seperti yang di contohkan Nabi Muhammad secara global.

Sumber artikel dari blog islami untuk orang awam Pena Ungu.